INTERNASIONAL

Putin Bersumpah akan Hukum Dalang Penembakan Masal

Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Dok. Kremlin.ru)

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah akan menghukum pelaku penembakan masal di sebuah konser yang menewaskan ratusan orang pada beberapa waktu lalu.

Dalam pidato yang dirilis melalui Kremlin.ru, laman resmi kepresidenan Rusia, Senin (25/3), Putin mengatakan sebanyak 11 orang yang terlibat telah ditangkap, termasuk 4 di antaranya yang membawa senjata dan menjadi pelaku penembakan masal. Seluruh tersangka itu disebut mencoba melarikan diri ke Ukraina.

Baca Juga: Junta Myanmar Mulai Rekrut Warga Sipil untuk Ikut Wajib Militer

"Keempat pelaku serangan teroris, yang menembak dan membunuh orang, semuanya ditemukan dan ditahan. Mereka mencoba bersembunyi dan bergerak menuju Ukraina, di mana menurut data awal, sebuah akses telah disiapkan bagi mereka di sisi Ukraina untuk melintasi perbatasan. Total sebanyak 11 orang ditahan," kata Putin.

Ia pun menyebut Dinas Keamanan Federal Rusia dan lembaga penegak hukum lainnya sedang berupaya mengidentifikasi dan mengungkap jaringan teroris dimanapun tempat persembunyian dan gudang senjata mereka berada.

“Kami akan mengidentifikasi dan menghukum siapa pun yang berdiri di belakang teroris, yang merencanakan kekejaman ini, serangan terhadap Rusia, terhadap rakyat kami," tegas dia.

Baca Juga: Rudal Rusia Memasuki Wilayah Udara Polandia

Militan ISIS-K atau ISIS-Khorasan, kelompok teroris yang aktif di Afghanistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan di Crocus pada hari Jumat lalu. Sementara, Presiden Volodymyr Zelensky melalui pidatonya, langsung menampik tuduhan Putin bahwa Ukraina terlibat.

“Apa yang terjadi kemarin di Moskow sudah jelas. Putin hanya mencoba menyalahkan orang lain," kata Zelensky melansir President.gov.ua,. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.