POLKAM

Purna Praja IPDN Janji Berikan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

Purna Praja IPDN
Purna Praja IPDN janji berikan pelayanan terbaik untuk rakyat. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, IDM – Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar seremoni.

Bagi para lulusan, momentum tersebut menjadi titik awal pengabdian sekaligus pengingat bahwa jabatan sebagai aparatur pemerintah adalah amanah besar untuk melayani masyarakat.

Pesan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan pengabdian kepada rakyat meninggalkan kesan mendalam bagi para Purna Praja.

Salah satunya dirasakan Syeravany Ratri Bayu, lulusan asal Kalimantan Selatan, yang mengaku semakin mantap menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Menurut Syeravany, perjuangan panjang selama menjalani pendidikan di IPDN tidak boleh berhenti hanya pada prosesi kelulusan. Justru setelah resmi dilantik, tanggung jawab yang sesungguhnya dimulai, yakni menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Naikkan Tukin Tentara Nasional Indonesia

"Saya tanamkan bahwa ketika lulus, saya ini tidak hanya leha-leha saja tetapi saya punya tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat," ujar Syeravany usai pelantikan di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Ia menilai ilmu, disiplin, dan nilai-nilai kepamongprajaan yang diperoleh selama pendidikan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

Baginya, setiap upaya yang telah diperjuangkan selama menjadi praja harus berbuah manfaat bagi rakyat.

"Saya harus bertanggung jawab atas apa yang sudah saya perjuangkan di sini. Saya harus memberikan usaha dan upaya terbaik saya bagi masyarakat, bagi rakyat, pelayanan sebaik-baiknya sehingga rakyat bisa sama-sama merasakan kebahagiaannya dan kita bisa sama-sama mendukung Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Syeravany juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo yang tetap meluangkan waktu menghadiri pelantikan di tengah padatnya agenda kenegaraan. Kehadiran kepala negara dinilai menjadi penyemangat sekaligus kehormatan tersendiri bagi seluruh Purna Praja Angkatan XXXIII.

Baca Juga: Benteng NKRI Diperkuat, Kemenko Polkam Gaspol Bangun Infrastruktur Pertahanan di Perbatasan

"Saya berterima kasih sebesar-besarnya karena saya tahu Bapak Presiden mempunyai jadwal yang sangat padat, namun beliau menyempatkan hadir di sini melantik kami Purna Praja Angkatan 33," katanya.

Kebanggaan atas keberhasilan Syeravany juga dirasakan sang ayah, Wawan. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang perjalanan putrinya hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan di IPDN dan dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Menurut Wawan, keluarganya berasal dari kalangan sederhana dan tidak pernah membayangkan anaknya dapat menempuh pendidikan di salah satu sekolah kedinasan paling bergengsi di Indonesia.

"Saya bangga sekali karena saya itu berangkat dari orang yang kecil, orang bawah, yang mana tidak punya cita-cita anak saya itu bisa masuk IPDN," ungkapnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tekankan Para Perwira tak Salahgunakan Jabatan yang Diberikan Negara

Bagi Wawan, pelantikan tersebut menjadi buah dari kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan yang telah dijalani putrinya selama lebih dari dua tahun pendidikan.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang bersedia hadir langsung melantik para Purna Praja, sekaligus mendoakan agar Presiden selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Indonesia.

"Tentu kami sebagai orang tua sangat bangga sekali dan saya merasa terhormat kepada Bapak Presiden kita. Semoga Bapak Presiden selalu sehat walafiat memimpin negara Indonesia ini sampai selesai dan semoga Indonesia ini lebih baik," tuturnya.

Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII menandai lahirnya generasi baru aparatur pemerintahan yang diharapkan mampu menjadi motor pelayanan publik hingga pelosok daerah.

Semangat pengabdian yang ditanamkan Presiden Prabowo diharapkan menjadi bekal para lulusan untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.