Presiden Ukraina Peringatkan Ancaman Serius Terhadap PLTN Zaporizhzhia

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkhawatirkan keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Rusia. Ia memperingatkan adanya ancaman serius bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan terhadap kompleks PLTN terbesar di Eropa tersebut.
Dilansir dari President.gov.uk, laman resmi Kepresidenan Ukraina, Senin (7/3), Zelensky mengatakan informasi ancaman tersebut diperoleh dari pihak intelijen Ukraina. Peringatan itu muncul setelah Rusia meluncurkan serangan udara terhadap Ibu Kota Kyiv pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Memasuki Minggu ke-12, Konflik Sudan Terus Berlanjut
“Kami memiliki informasi intelijen bahwa ada sekitar 500 tentara Rusia di pabrik tersebut. IAEA (badan pengawas nuklir PBB) tidak mengetahui jumlah pastinya, tetapi mereka mengatakan sejumlah besar tentara dilengkapi berbagai senjata termasuk granat. Bahkan, ada senjata berat di kompleks PLTN itu,” kata Zelensky dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez yang sedang berkunjung ke Ukraina.
Lebih lanjut, Zelensky menyebut ancaman yang ia maksud berupa rencana pasukan Rusia untuk meledakkan beberapa titik di kompleks PLTN Zaporizhzhia. Ia khawatir jika serangan itu terlaksana, bencana radiasi akan membahayakan seluruh aspek kehidupan di wilayah Zaporizhzhia.
Baca Juga: Israel Akan Beli 25 Pesawat Tempur F-35 Senilai $3 Miliar
"Ada ancaman serius karena Rusia secara teknis siap melakukan ledakan di kompleks PLTN itu, yang dapat menyebabkan pelepasan (radiasi)," tambahnya.
Sementara, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia, menyatakan bahwa tuduhan Ukraina sangatlah "tidak masuk akal". Rusia secara tegas menolak tuduhan terkait rencana serangan maupun sabotase PLTN Zaporizhzhia.
PLTN Zaporizhzhia sendiri terletak di Ukraina bagian selatan dan telah diduduki oleh Rusia tak lama setelah invasi pasukan Rusia pada Februari tahun lalu. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































