POLKAM

Presiden Prabowo Ultimatum Koruptor dan Tegaskan TNI-Polri Harus Sejahtera

Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesejahteraan aparatur negara merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional.

Menurutnya, prajurit TNI, anggota Polri, aparatur sipil negara, tenaga kesehatan, hingga para guru harus memperoleh penghasilan yang layak agar dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa tergoda melakukan penyimpangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden menekankan negara memiliki tanggung jawab memastikan seluruh pelayan publik memperoleh kesejahteraan yang memadai.

Baca Juga: Presiden Prabowo Serukan Persatuan: Hentikan Pertikaian, Selamatkan Kekayaan Bangsa!

"Guru-guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik, tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka tidak korupsi," ujar Prabowo.

Hal ini memperkuat bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan aspek kesejahteraan.

Profesionalisme prajurit dan aparat keamanan dinilai harus dibangun secara seimbang antara peningkatan kemampuan operasional, integritas, serta jaminan kesejahteraan.

Prabowo juga menyebut Indonesia sesungguhnya merupakan negara yang sangat kaya.

Baca Juga: Tak Mau Kecolongan, Kemenko Polkam Susun Jurus Baru Cegah Karhutla

Ia mengungkapkan nilai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah dikonsolidasikan kini mencapai sekitar 1 triliun dolar Amerika Serikat.

Namun, kata Prabowo, besarnya kekayaan nasional tersebut selama ini terus dirampas oleh praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

Kepala Negara pun menyampaikan peringatan keras kepada para pelaku korupsi agar segera menghentikan tindakannya dan mengembalikan uang negara.

"Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan, kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan. Rakyat butuh sekolah yang baik," tegasnya.

Baca Juga: Temui Panglima TNI-Kepala Staf di Mabes TNI, Kapolri: Ada yang Berupaya Pecah Belah TNI-Polri

Ia berpandangan pemberantasan korupsi memiliki kaitan erat dengan penguatan kapasitas nasional.

Korupsi tidak hanya menghambat pembangunan ekonomi, tetapi juga mengurangi efektivitas anggaran pertahanan, keamanan, pendidikan, dan kesehatan yang menjadi elemen penting dalam memperkuat daya tahan bangsa.

Mengakhiri pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa menghentikan konflik dan perselisihan politik yang dinilai hanya menguras energi nasional.

Ia menekankan persatuan merupakan modal utama Indonesia untuk memanfaatkan kekayaan nasional demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian. Tidak ada. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga. Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun partai kita," pungkas Prabowo.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.