Presiden Prabowo Perkuat Daya Tahan Nasional dan Kurangi Ketergantungan Asing

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian strategis nasional sebagai fondasi utama menjaga ketahanan dan kedaulatan negara di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Dalam wawancaranya dengan The Economist, Prabowo menyoroti konflik bersenjata, rivalitas kekuatan besar, serta gangguan rantai pasok dunia telah menciptakan tekanan terhadap sektor energi, pangan, dan keuangan internasional.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa setiap negara harus memiliki kemampuan bertahan secara mandiri guna melindungi kepentingan nasionalnya.
Baca Juga: Kemenko Polkam Perkuat Pelindungan PMI sebagai Bagian dari Ketahanan Nasional
"Masa-masa yang penuh ketidakpastian seperti ini menuntut akal sehat, akal sehat untuk mendukung dan memajukan rakyat maupun perekonomian kita," ujar Prabowo.
Dalam perspektif pertahanan negara, langkah pemerintah memperkuat disiplin fiskal, meningkatkan tata kelola ekonomi, serta memberantas penyelundupan dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tahan nasional menghadapi ancaman multidimensi yang semakin kompleks.
Prabowo mengatakan Indonesia tidak ingin bergantung pada faktor eksternal dalam menjamin stabilitas nasional.
Maka, pemerintah terus memperkuat ketahanan energi melalui implementasi program biodiesel B50, pengembangan energi terbarukan, pembangunan kilang baru, serta peningkatan cadangan bahan bakar strategis nasional.
Kebijakan tersebut dinilai memiliki dimensi strategis yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesiapan nasional menghadapi kemungkinan krisis global yang dapat mengganggu pasokan energi maupun kebutuhan vital negara.
Di tengah berbagai tantangan internasional,
Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026, sementara defisit fiskal tetap terjaga di bawah tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Indonesia tetap tangguh. Pada kuartal pertama tahun 2026, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara G20 setelah India. Defisit anggaran kami tetap berada di bawah 3 persen dari PDB," kata Prabowo.
Menurut Presiden, ketahanan ekonomi yang kuat merupakan salah satu pilar penting dalam membangun pertahanan negara modern. Sebab, kekuatan pertahanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan militer, tetapi juga oleh kemampuan bangsa menjaga stabilitas ekonomi, energi, pangan, dan sumber daya strategisnya.
Prabowo juga menjelaskan transformasi nasional yang tengah dijalankan bertujuan membangun Indonesia yang semakin mandiri, berdaulat, dan mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa bergantung pada pihak lain. "Kami bertekad agar negara ini tidak lagi didefinisikan oleh keraguan, ketergantungan, atau kinerja yang kurang memuaskan," tegasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































