Presiden Prabowo Paparkan Rekam Jejak Politik hingga Militer, Tegaskan Gagasan Ketahanan Nasional Diakui Dunia

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan perjalanan panjang kariernya di bidang politik, militer, hingga ekonomi dalam taklimat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).
Ia menekankan pengalaman lintas sektor tersebut membentuk keyakinannya terhadap pentingnya ketahanan nasional sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa.
Dalam pemaparannya, Prabowo mengungkap bahwa dirinya telah aktif dalam dunia politik sejak awal 2000-an dan memimpin partai politik sejak 2008.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Hormat pada Pihak yang Tak Sejalan
Selain itu, ia juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan mantan perwira tinggi TNI yang pernah menduduki posisi strategis.
“Bertahun-tahun saya berkiprah sebagai pemimpin politik, pelaku ekonomi, dan juga sebagai prajurit. Semua itu membentuk pandangan saya tentang bagaimana menjaga keselamatan bangsa,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan gagasan yang selama ini diperjuangkannya terkait ketahanan nasional bukan hanya relevan di tingkat domestik, tetapi juga sejalan dengan pandangan global.
Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Istana untuk Pelajar, Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi Besar
Menurutnya, United Nations (PBB) telah lama mengidentifikasi ancaman krisis global yang sama.
Prabowo menyebut tiga isu utama yang menjadi perhatian dunia, yakni krisis pangan, energi, dan air. Ketiga sektor tersebut, kata dia, telah menjadi fokus perjuangannya selama lebih dari satu dekade.
“PBB sudah meramalkan krisis dunia adalah pangan, energi, dan air. Ini yang sudah saya perjuangkan bertahun-tahun,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































