Presiden Prabowo Bertolak ke New York, Hadiri Sidang Umum PBB ke-80

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto berangkat ke New York, AS, untuk menghadiri sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ke-80.
Prabowo melakukan perjalanan rangkaian kunjungannya sejak Jumat (19/9) malam. Kepala Negara bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada pukul 23.30 WIB.
Keempat negara yang akan dikunjungi Prabowo, yaitu Amerika Serikat (AS), Jepang, Kanada dan Belanda.
Baca Juga: Kim Jong Un Awasi Uji Coba Drone Serang Taktis
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menuturkan sebelum kunjungan ke New York, Presiden Prabowo akan singgah terlebih dahulu di Osaka untuk mengunjungi Pavilion Indonesia di Osaka Expo. Setelah itu, Prabowo langsung melanjutkan perjalanannya ke New York.
Sugiono membeberkan tema sidang umum PBB ke-80 tahun ini adalah Better Together, Eighty Years and More for Peace, Development and Human Rights, yang memiliki makna memperbarui kembali semangat multilateralisme di tengah situasi dan kondisi global saat ini.
“Bapak Presiden (Prabowo) rencananya akan berada di New York sampai dengan tanggal 23 September, menghadiri beberapa agenda, utamanya nanti ada agenda tentang Two State Solution pada tanggal 22 September,” ujar Sugiono, yang dikutip Sabtu (20/9).
“Yang kemudian akan dilanjutkan dengan acara pembukaan dan debat pada sidang umum tanggal 23 September, Beliau mendapatkan urutan berbicara yang ke-3 setelah Brazil dan Amerika Serikat,” tambahnya.
Baca Juga: Palestina Kecam Veto AS Terhadap Resolusi Gencatan Senjata Gaza
Selanjutnya, kata Sugiono, Kepala Negara akan berangkat ke Ottawa, Kanada untuk melakukan kunjungan resmi dan menyaksikan penandatanganan Indonesia-Kanada-CEPA pada 24 September.
Setelah itu, dari Ottawa, Presiden Prabowo akan ke Belanda untuk menemui Raja Belanda Willem Alexander.
“Semoga perjalanan kali ini lancar, dan hasil-hasil yang didapat dari pertemuan-pertemuan di sana juga produktif dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara kita,” tandas Sugiono. (ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































