POLKAM

Presiden Prabowo Antisipasi Dinamika Geopolitik Global, Bahas Strategi Pertahanan Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah antisipatif menghadapi dinamika geopolitik global dengan membahas strategi pertahanan dan keamanan nasional bersama Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan sistem pertahanan nasional tetap kuat dan adaptif di tengah perkembangan situasi global yang semakin dinamis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden menerima laporan mengenai kondisi terkini di bidang pertahanan dan keamanan nasional, termasuk perkembangan geopolitik internasional yang terus bergerak cepat.

Baca Juga: Menlu Tegaskan Izin Lintas Udara Pesawat Militer AS Harus Tunduk pada Kedaulatan Indonesia

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkait dinamika geopolitik serta perkembangan di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar Teddy.

Selain menerima laporan, Presiden Prabowo juga memberikan arahan strategis untuk merumuskan langkah-langkah geostrategis ke depan guna menjaga stabilitas keamanan nasional dan memperkuat pertahanan negara.

“Sekaligus memberikan arahan strategis untuk langkah geostrategi ke depan,” ungkapnya.
Langkah Presiden Prabowo, kata Teddy, mencerminkan kewaspadaan pemerintah terhadap dampak ketidakpastian global yang dapat berpengaruh pada stabilitas nasional.

Baca Juga: Menko Polkam Dorong Koperasi Merah Putih Tingkatkan Kesejahteraan

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik internasional, penguatan sistem pertahanan menjadi elemen penting untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi kepentingan nasional.

Pertemuan dengan Jenderal Dudung menegaskan pemerintah terus memperkuat koordinasi strategis di sektor pertahanan agar Indonesia memiliki kesiapan menghadapi berbagai potensi tantangan global, baik yang bersifat militer maupun non-militer.

Hal ini juga menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan pertahanan nasional tetap tangguh di tengah perubahan lanskap geopolitik dunia. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.