Presiden Korut Inspeksi Pembangunan Museum Peringatan Prajurit yang Gugur di Kursk

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menginspeksi pembangunan monumen untuk mengenang Pasukan Bersenjata Korut yang gugur di Kursk membantu Rusia melawan Ukraina.
Melansir laman Pemerintahan Korut KCNA, Rabu (7/1), Kim turut ditemani istrinya Ri Sol-ju, dan putrinya Ju-ae, yang ikut menggali tanah bersama Kim untuk penanaman pohon pertama 'Museum Peringatan Prestasi Tempur dalam Operasi Militer Luar Negeri' tersebut.
Baca Juga: Inggris dan Prancis Siap Kirim Pasukan ke Ukraina Pascakonflik
Dalam kesempatan itu, Kim memuji pengorbanan para prajurit yang gugur sebagai 'landasan abadi' bagi Pyongyang. Ini merupakan pertama kalinya Korut membangun museum untuk mengenang tentara yang gugur bertempur di negara lain.
"Pengorbanan mulia dan aksi heroik para tentara dalam perang yang paling berharga untuk keadilan… akan menjadi akar yang kokoh dan landasan abadi yang mendukung kebesaran negara," tulis KCNA.
Baca Juga: Usai Tangkap Maduro, Trump Sebut Venezuela akan Serahkan 30 Juta Barel Minyak ke AS
"Melalui pembangunan ini, sebuah basis ideologis untuk pendidikan akan disediakan di ibu kota negara kita dan, bersamaan dengan pendirian museum, rakyat kita akan secara kuat menunjukkan di hadapan dunia keabadian DPRK," ungkapnya.
Sebelumnya, intelijen Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Korut telah mengirim sekitar 10.000 pasukan dan senjata konvensional untuk mendukung perang Rusia. Sekitar 4.000 diantaranya diyakini gugur dalam pertempuran. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































