INTERNASIONAL

Prancis Bantah Tuduhan Rusia Terkait Tentara Bayaran di Ukraina

Tentara Rusia
Tentara Rusia di medan tempur. (Foto: Dok. Telegram/MoD Russia)

Jakarta, IDM - Pemerintah Prancis membantah Rusia yang menuduh bahwa terdapat tentara bayaran Prancis yang ikut bertempur di Ukraina, dan menegaskan pihaknya membantu dengan pasokan militer sesuai hukum internasional.

“Prancis membantu Ukraina dengan pasokan material militer dan pelatihan militer, sesuai sepenuhnya dengan hukum internasional, untuk membantu Ukraina dalam perjuangannya mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayahnya,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis melansir Al Jazeera, Jumat (19/1).

Baca Juga: Korsel, AS dan Jepang Gelar Latihan Gabungan di Semenanjung Korea

“Prancis tidak memiliki tentara bayaran, baik di Ukraina maupun di tempat lain, tidak seperti negara-negara lain,” tambahnya.

Selain itu, Rusia juga memanggil Dubes Prancis untuk Rusia, Pierre Levy, ke gedung Kemlu terkait dugaan tentara bayaran Prancis yang berada di medan tempur.

“Sehubungan dengan operasi yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Rusia terhadap tempat markas sementara tentara asing di Kharkiv, di antaranya terdapat beberapa lusin warga Prancis, duta besar Prancis telah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri,” kata juru bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova.

Baca Juga: Tingkatkan Stabilitas di Kawasan, Rusia dan Niger Jalin Kerja Sama Militer

Serangan Rusia di Kota Kharkiv dilaporkan bertujuan untuk menghancurkan beberapa markas tentara asing yang ikut bergabung bersama tentara Ukraina pada beberapa waktu lalu. Beberapa bangunan hancur dan puluhan orang tewas.

Namun dalam pernyataan terpisah, Gubernur wilayah Kharkiv Oleh Syniehubov menyebut tidak ada markas militer di wilayah yang diserang Rusia. Sementara, sekitar 17 warga sipil terluka akibat serangan tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.