Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan ASEAN di Tengah Dinamika Geopolitik

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan persatuan dan sentralitas ASEAN merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara di tengah ketidakpastian global.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10).
Prabowo mengingatkan bahwa situasi dunia saat ini berada dalam tekanan rivalitas geopolitik yang meningkat.
“Dunia saat ini terpecah belah. Persaingan semakin tajam. Kepercayaan memudar. Dan tatanan global kehilangan keseimbangan. Dalam lingkungan seperti ini, ASEAN harus tetap bersatu,” tegas Prabowo.
Menurutnya, kekuatan ASEAN bukan terletak pada konfrontasi, melainkan kemampuan membangun dialog dan kerja sama inklusif. Dalam isu keamanan maritim, Prabowo mendorong negara anggota ASEAN bersuara bersama menegakkan hukum laut internasional.
“Kita harus terus bersuara satu untuk menegakkan UNCLOS 1982 dan mendorong penyelesaian awal kode etik yang efektif dan substantif tahun depan,” ucap Kepala Negara.
Baca Juga: Kemenko Polkam Tegaskan Kepemimpinan Indonesia dalam Pilar Politik dan Keamanan ASEAN
Prabowo menutup pernyataannya dengan menyerukan solidaritas kawasan.
“Jika kita bersatu, kita tidak bisa diabaikan. Indonesia siap berjalan bersama ASEAN demi perdamaian dan kesejahteraan,” pungkas Prabowo. (ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































