Petugas TNI-Polri Salurkan Logistik ke Aceh Tengah dan Bener Meriah lewat Jalur Ekstrem

Jakarta, IDM – Upaya penyaluran bantuan logistik bagi korban bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah terus dilakukan meski menghadapi medan yang ekstrem.
Pemerintah bersama petugas gabungan memilih menggunakan sepeda motor trail untuk menembus jalur sempit, berlumpur, dan berbukit yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Baca Juga: GBN-MI Klarifikasi, Ayu Aulia tidak Terikat Kemhan RI
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyebut, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar seluruh bantuan dapat sampai tepat sasaran, khususnya di wilayah yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.
“Di beberapa wilayah seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah, petugas di lapangan harus menggunakan sepeda motor trail untuk memastikan bahan makanan, BBM, LPG, dan kebutuhan dasar lainnya bisa diterima masyarakat,” ujar Pratikno di Banda Aceh.
Menurutnya, distribusi logistik dilakukan melalui berbagai jalur, baik darat maupun udara.
Namun kondisi geografis Aceh yang menantang membuat petugas harus mengerahkan cara-cara khusus agar bantuan tidak terhambat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Pemerintah Kerja Tanpa Libur Tangani Bencana di Sumatra
Pratikno menegaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintah bekerja cepat dan maksimal dalam penanganan bencana.
“Arahan Presiden jelas, seluruh sumber daya nasional harus digerakkan agar penanganan bencana berjalan cepat dan kehidupan masyarakat segera pulih,” pungkas Pratikno. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































