Petakan Ancaman Nirmiliter, Kemhan RI Tekankan Koordinasi Lintas Sektor Kementerian dan Lembaga

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI membahas mekanisme tata kelola pertahanan nirmiliter dalam menghadapi ancaman nonmiliter melalui rapat yang digelar di Hotel Millennium, Jakarta, Selasa (16/12).
Rapat dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Han) Kementerian Kemhan RI Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia yang mewakili Sekretaris Jenderal Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo.
Baca Juga: Antisipasi Bencana, Presiden Prabowo Tekankan Lumbung Pangan Berjenjang di Papua
Dalam rapat tersebut, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Karo Ortala) Sekretariat Jenderal Kemhan RI Brigjen TNI Sanggam David memaparkan mekanisme tata kelola pertahanan nirmiliter.
Sanggam David menjelaskan bahwa terdapat 54 jenis ancaman nonmiliter yang dikelompokkan dalam tujuh dimensi ancaman.
“Sehingga menuntut kesiapan kementerian/lembaga dan instansi serta koordinasi lintas sektor yang kuat,” kata Sanggam, dikutip dari siaran pers Kemhan RI, Rabu (17/12).
Rapat juga diisi dengan sesi simulasi skenario studi kasus pertahanan nirmiliter yang bertujuan menguji pemahaman, kesiapsiagaan, serta pola koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mengimplementasikan mekanisme tata kelola pertahanan nirmiliter.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Negara Harus Tegas, tak Boleh Tunduk pada Kepentingan Korporasi
Melalui simulasi tersebut, peserta diajak memahami alur pengambilan keputusan, penetapan unsur utama dan unsur pendukung, serta tahapan penanganan ancaman nonmiliter secara terstruktur mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
“Saya berharap setiap kementerian, lembaga, dan institusi dapat menindaklanjuti poin-poin pembahasan ini dengan langkah yang nyata, terukur, dan berkesinambungan,” tutur Sekjen Kemhan RI dalam amanatnya. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































