Perundingan Gencatan Senjata Gaza akan Dilanjutkan Dalam Waktu Dekat

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa perundingan senjata Gaza akan segera dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang di Doha, Qatar.
"Kami berbicara mengenai berbagai pilihan untuk memanfaatkan momen ini dan langkah selanjutnya untuk memajukan proses ini," kata Blinken, usai bertemu Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, melansir Al Jazeera, Jumat (25/10).
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama, Inggris dan Jerman Tandatangani Pakta Pertahanan
Ia menuturkan, AS dan Qatar tengah mengupayakan sebuah rencana “agar Israel dapat menarik diri, agar Hamas tidak dapat rekonstitusi, dan agar rakyat Palestina dapat membangun kembali kehidupan dan masa depan mereka”.
“Ini adalah momen untuk mengakhiri perang, memastikan semua tawanan pulang, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi warga Gaza,” imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Korsel Pertimbangkan Kirim Senjata ke Ukraina
Sebelumnya, Blinken telah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Jerusalem. Dalam kesempatan itu, Netanyahu menekankan bahwa terbunuhnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar akan memberikan pengaruh positif terhadap pemulangan tawanan.
Sementara, pejabat senior Hamas Osama Hamdan mengatakan pihaknya tidak akan merubah posisi maupun tuntutan di Gaza. "Para sandera yang ditawan oleh perlawanan hanya akan kembali dengan menghentikan agresi dan menarik diri sepenuhnya," ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































