Perkuat Kerja Sama, Inggris dan Jerman Tandatangani Pakta Pertahanan

Jakarta, IDM – Inggris dan Jerman menandatangani perjanjian pertahanan bersejarah pada hari Rabu (23/10). Kedua negara itu berkomitmen untuk bekerja sama dan melakukan latihan gabungan di tengah kekhawatiran meningkatnya konflik Ukraina-Rusia.
“Perjanjian Rumah Trinitas yang ditandatangani hari ini… merupakan perjanjian pertama dan menetapkan arah kerja sama yang lebih erat antara kedua negara. Hal ini juga mencerminkan penataan kembali Inggris terhadap Eropa," tulis Kementerian Pertahanan Jerman melalui platform X.
"Perjanjian tersebut memperkuat kerja sama antara angkatan bersenjata serta industri keamanan dan pertahanan," tambahnya.
Baca Juga: Hizbullah Akui Luncurkan Drone ke Rumah Perdana Menteri Israel
Melansir Reuters, perjanjian itu mencakup komitmen untuk mengembangkan senjata yang lebih presisi dan memiliki jangkauan lebih besar daripada sistem rudal jarak jauh saat ini seperti Storm Shadow, yang telah diberikan Inggris ke Ukraina.
Berdasarkan perjanjian itu pula, Jerman akan sesekali menempatkan pesawat di Skotlandia untuk membantu melindungi Samudra Atlantik utara. Produsen senjata Jerman, Rheinmetall, pun akan membangun pabrik baru dan membuka 400 lowongan pekerjaan di Inggris. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































