Pertemuan Prabowo dan Modi Hasilkan Komitmen Pengembangan Konektivitas Maritim Sabang-Andaman

Jakarta, IDM – Presiden RI, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya menyepakati beberapa kerja sama. Salah satunya adalah pengembangan konektivitas maritim antara Pelabuhan Sabang dan Kepulauan Andaman-Nikobar sebagai koridor strategis baru.
Prabowo mengatakan, Indonesia mendukung pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, serta pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai simpul utama kerja sama maritim dengan India.
Baca Juga: Perpres 111/2025: AUKUS Dibentuk untuk Imbangi Pengaruh dan Kehadiran Cina di Kawasan
“Saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, serta pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” kata Prabowo.
Pengembangan konektivitas, kata Prabowo, menjadi salah satu pembahasan kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) yang dibahas bersama Modi.
Ia optimis jika kunjungan Modi ke Indonesia dapat memperkuat kemitraan strategis yang memperkuat kolaborasi untuk kesejahteraan bersama.
“Marilah kita terus melangkah bersama membangun kemitraan yang semakin kokoh demi masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat Indonesia dan India,” ucapnya.
Sementara itu, Modi mengatakan kedua negara telah sepakat meningkatkan kerja sama sebagai sesama negara maritim yang memiliki kedekatan geografis. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa penguatan kerja sama Indonesia dan India akan mendukung visi pembangunan kedua negara.
“Sebagai negara maritim yang berdekatan, kami juga menyepakati untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi biru, pembangunan pelabuhan, dan perdagangan maritim,” kata Modi.
Kerja Sama Berbagai Sektor
Selain kerja sama soal pengembangan konektivitas maritim, Prabowo dan Modi turut menyepakati sejumlah kolaborasi strategis di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, pendidikan, kesehatan, energi hingga kebudayaan.
"Kunjungan ini merupakan cermin komitmen kedua negara untuk terus memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” ujar Prabowo.
Modi menyebut, Kemitraan Strategis Komprehensif ini merupakan penguatan kerja sama yang sama yang sudah dimulai sejak 2018. Modi yakin pertemuannya dengan Prabowo menandai permulaan baru dari “bab emas” dalam kemitraan Indonesia dan India.
“Kita menemukan jalan-jalan penting dalam peningkatan kerja sama di bidang pertahanan, pembangunan, teknologi, budaya, dan juga pendidikan,” katanya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia-Singapura Kompak Amankan Selat Malaka
Dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah RI, berikut daftar dokumen kerja sama penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif antara Indonesia dan India:
- Protocol Extension of the Memorandum of Understanding on Maritime Safety and Security Cooperation;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Disaster Management;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the the field of Minerals and Technologies for the Steel Supply Chain;
- Implementing Arrangement (IA) on Health Workforce Collaboration;
- Letter of Intent for the Conservation and Restoration of Prambanan Temple Complex, Indonesia;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Telecommunications Technologies and Services;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Medical Products Regulation;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Agriculture;
- Memorandum of Understanding on Cooperation in the field of Management and Technology Utilisation in Elections;
- Memorandum of Understanding on Research, Technology, and Innovation Cooperation;
- Contract Signing for BrahMos Missile Defence System between BrahMos and the Ministry of Defence;
- Air-to-Air Missile Cooperation Agreement between Bharat Dynamics and Republikorp;
- Memorandum of Understanding between Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC), Midwest Ltds., and PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS);
- Strategic Joint Venture between Steel Authority of India (SAIL) and PT Krakatau Steel; dan
- Memorandum of Understanding between Indian Institute of Management Bangalore and PT Intelegensi Grahatama.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































