INTERNASIONAL

Peringatkan Pesawat Cina-Rusia yang Masuk Zona Pertahanan Udara, Korsel Kerahkan Jet Tempur

Pesawat Tempur
Pesawat Tempur Angkatan Udara Korea Selatan F-15K. (Foto: Dok. Twitter/ROK MND)

Jakarta, IDM – Angkatan Udara Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa sebanyak empat pesawat militer Cina dan empat pesawat Rusia telah memasuki Zona Pertahanan Udara Korea Selatan pada Selasa (6/6). Korsel langsung mengerahkan jet tempur untuk memperingati pesawat-pesawat tersebut.

Dilansir dari Yonhap, Selasa (6/6), otoritas Angkatan Udara Korsel melaporkan pesawat Cina dan Rusia berulang kali memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) di lepas pantas selatan atau timur laut Korsel sekitar pukul 11:52 dan 13:49 waktu setempat.

Baca Juga: Zelensky Puji Keberhasilan Pasukannya di Kota Bakhmut

"Militer kami mengidentifikasi pesawat Cina dan Rusia sebelum mereka masuk ke KADIZ dan mengerahkan pesawat tempur Angkatan Udara untuk melakukan langkah taktis dalam persiapan menghadapi potensi situasi yang tidak disengaja," katanya.

Masuknya pesawat-pesawat Cina dan Rusia ke ADIZ ini terjadi setelah kepala pertahanan Korsel, AS dan Jepang menyoroti komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama keamanan trilateral di sela-sela Dialog Shangri-La, sebuah konferensi keamanan tahunan di Singapura pada pekan lalu.

Baca Juga: Pertama Kali, Israel akan Ikut Latihan Militer Terbesar di Afrika

Meski begitu, Korsel melaporkan pesawat-pesawat tersebut tidak melanggar wilayah udara Korsel, hanya mengabaikan aturan yang ditetapkan ketika memasuki ADIZ. Sebab, ADIZ merupakan area di luar wilayah udara Korsel tetapi armada negara lain yang masuk untuk mengidentifikasi diri.

Insiden pesawat Cina dan Rusia yang memasuki zona pertahanan udara Korsel semacam ini pernah terjadi sebelumnya. Rusia sejak awal memang tidak mengakui ADIZ milik Korsel, sementara Cina menegaskan area itu bukan wilayah udara resmi dan semua negara seharusnya dapat dengan bebas mengudara di area tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.