PBB Sebut Israel Terus Tingkatkan Kekerasan ke Warga Palestina di Tepi Barat

Jakarta, IDM - Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR) menyatakan ada peningkatan kekerasan yang dilakukan pemukim, dan pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Juru bicara OHCHR, Thameen Al-Kheetan mengatakan, para pemukim dan pasukan keamanan Israel telah mengintensifkan pembunuhan, serangan dan pelecehan terhadap warga Palestina di Tepi Barat dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Trump Ancam Tarif 100% ke Rusia Jika Tak Mau Damai dalam 50 Hari
Dilansir dari Arab News (16/7), OHCHR mencatat sekitar 30.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari wilayah utara Tepi Barat sejak dimulainya operasi militer Israel "Tembok Besi."
Operasi tersebut dilakukan guna memperkuat upaya aneksasi wilayah Tepi Barat secara de facto, yang bertentangan dengan hukum internasional.
Data PBB menunjukkan jumlah korban luka warga Palestina tertinggi dalam satu bulan, selama lebih dari 20 tahun terakhir di wilayah tersebut.
Baca Juga: Buku Putih Pertahanan Jepang Sebut Aktivitas Militer Cina Sebagai Tantangan Strategis
Sejak awal tahun, terjadi 757 serangan oleh pemukim terhadap warga Palestina dan properti mereka. Serangan ini meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PBB mencatat sedikitnya 964 warga Palestina tewas akibat tindakan pasukan dan pemukim Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sejak 7 Oktober 2023.
OHCHR pun mendesak kepada Israel agar tak melakukan pelanggaran hak asasi manusia serta menghormati hukum humaniter internasional. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































