
Badan HAM PBB Serukan untuk Setop Kirim Senjata ke Israel
Kepala HAM PBB atau OHCHR, Volker Turk, mendesak negara-negara untuk berhenti mengirim senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kepala HAM PBB atau OHCHR, Volker Turk, mendesak negara-negara untuk berhenti mengirim senjata ke Israel yang berisiko digunakan untuk melanggar hukum internasional.

Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR) menyatakan ada peningkatan kekerasan yang dilakukan pemukim, dan pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan bahwa serangkaian serangan Pasukan Pertahanan Israel telah mengakibatkan jumlah korban tewas sejak Oktober 2023 bertambah menjadi 50.021 orang.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB atau OHCHR, Volker Turk melaporkan bahwa terdapat 901 orang yang dieksekusi mati di Iran pada tahun lalu, termasuk 31 wanita. Ia pun menyerukan Iran untuk menghentikan tindakan tersebut.

Badan HAM PBB (Office of UN High Commissioner for Human Rights/OHCHR) mengecam tingginya jumlah warga sipil yang terbunuh dalam perang di Gaza, dan mengungkapkan bahwa berdasarkan analisisnya hampir 70% korban yang sudah diverifikasi adalah wanita dan anak-anak.

Kepala HAM PBB (Office of the UN High Commissioner for Human Rights/OHCHR), Volker Türk mengatakan bahwa menggunakan perangkat komunikasi sipil sebagai senjata merupakan pelanggaran hukum dan HAM internasional.

Dewan HAM PBB (OHCHR) melaporkan bahwa warga Palestina yang ditahan oleh otoritas Israel sejak 7 Oktober telah mengalami penyiksaan dengan berbagai metode yang mengerikan.

Badan HAM PBB (OHCHR) memperingatkan bahwa situasi di Jalur Gaza telah berubah menjadi anarki dengan berbagai penjarahan dan pembunuhan yang memperburuk krisis kemanusiaan.

Kepala HAM PBB Volker Turk meyakini bahwa Israel telah menjatuhkan serangkaian bom dengan berat lebih dari 910 kg ke wilayah pemukiman Gaza selama Oktober hingga Desember tahun lalu.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB atau OHCHR, Volker Turk, menyerukan penyelidikan independen dan transparan setelah laporan tentang kuburan massal yang ditemukan di Rumah Sakit Nasser dan Rumah Sakit al-Shifa di Jalur Gaza.