Israel Diyakini Jatuhkan Bom Seberat 910 ke Gaza

Jakarta, IDM – Kepala HAM PBB Volker Turk meyakini bahwa Israel telah menjatuhkan serangkaian bom dengan berat lebih dari 910 kg ke wilayah pemukiman Gaza selama Oktober hingga Desember tahun lalu.
Dilansir dari laman resmi Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (OHCHR), Jumat (21/6), serangan itu diduga menggunakan bom GBU-31, GBU-32 dan GBU-39 dari tanggal 9 Oktober hingga 2 Desember 2023.
OHCHR pun memverifikasi jumlah korban 218 orang, dan kemungkinan jumlahnya dapat jauh lebih tinggi karena menargetkan bangunan tempat tinggal, sekolah, kamp pengungsi dan pasar di wilayah Gaza.
“Persyaratan untuk memilih cara dan metode peperangan yang menghindari atau setidaknya meminimalkan kerugian sipil tampaknya terus-menerus dilanggar dalam pemboman Israel,” kata Turk.
Baca Juga: Tanggapi Perjanjian Strategis Korut-Rusia, Korsel Pertimbangkan untuk Kirim Senjata ke Ukraina
Selain itu, penggunaan senjata peledak secara ekstensif dengan dampak luas di wilayah padat penduduk oleh pasukan Israel, menunjukkan bahwa mereka melanggar hukum perang dan gagal memastikan keselamatan warga sipil.
“Saya menyerukan kepada Israel untuk mempublikasikan temuan rinci mengenai insiden ini… dengan tujuan untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas pelanggaran, meminta pertanggungjawaban mereka dan untuk memastikan hak-hak semua korban atas kebenaran, keadilan dan reparasi," imbuh Turk. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































