INTERNASIONAL

PBB: Korut Gencar Kembangkan Senjata Nuklir dan Hindari Sanksi Internasional

Uji coba rudal balistik
Uji coba rudal balistik Korea Utara. (Foto: Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) terus mengembangkan senjata nuklir dan memproduksi bahan fisil sepanjang tahun 2023. Pemerintahan Kim Jong Un juga menghindari sanksi dari PBB yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan untuk program nuklir tersebut.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (12/8), menurut laporan PBB yang belum dipublikasikan pada khalayak umum itu menyebut Korut mendapatkan dana untuk mengembangkan program nuklir dari kegiatan ilegal di dunia maya termasuk uang krypto.

"Korut dilaporkan terus berhasil menargetkan mata uang krypto dunia maya dan pertukaran keuangan lainnya secara global," kata laporan itu.

Baca Juga: Bantu Ukraina, Sekutu Barat Beli 50 Tank Leopard 1 Bekas Belgia

Sebelumnya Korut juga disebut telah melakukan peretasan di dunia maya dengan perolehan sekitar $1,7 miliar pada tahun 2022. Namun, pihak Korut membantah tuduhan peretasan atau serangan siber lainnya.

"Perusahaan di sektor mata uang kripto, pertahanan, energi, dan kesehatan menjadi sasaran khususnya. Korut terus mengakses sistem keuangan internasional dan juga terlibat dalam operasi keuangan ilegal," ujarnya.

"Peretas yang bekerja untuk Korut, terus menggunakan teknik siber yang semakin canggih untuk mencuri dana dan informasi," imbuhnya.

Baca Juga: Serangan Semakin Intens, Ukraina Evakuasi Ribuan Warga Sipil

Laporan PBB itu juga mengatakan bahwa Korut aktif melakukan ekspor batu bara ilegal ditengah sanksi dan pembatasan internasional. Mereka pun menyelidiki dugaan adanya ekspor peralatan komunikasi dan amunisi militer ke negara-negara yang tidak disebutkan.

Sementara, Korut telah berada di bawah sanksi PBB untuk program rudal nuklir dan balistiknya sejak 2006. Tetapi, sanksi yang ditetapkan Dewan Keamanan PBB itu mulai tidak efektif karena Cina dan Rusia mendukung pelonggaran terhadap Korut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.