Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan mengatakan bahwa pihaknya tidak berencana untuk mengirim senjata nuklir ke Ukraina di tengah konflik dengan Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa jika Barat mentransfer senjata nuklir ke Ukraina, Rusia akan menanggapi ancaman itu dengan semua senjata yang dimiliki.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa gagasan Barat tentang mempersenjatai Ukraina dengan senjata nuklir "sangat tidak bertanggung jawab".
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan negaranya untuk mempercepat pembangunan senjata nuklir. Ia juga tidak akan segan untuk memperbolehkan penggunaan senjata tersebut jika diserang musuh.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan bahwa ia tidak akan ragu untuk menggunakan semua kekuatan ofensif termasuk senjata nuklir jika 'musuh' melanggar kedaulatan Korut.
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Barat bahwa pihaknya dapat menggunakan senjata nuklir jika mereka terlibat lebih jauh dalam menyerang teritorial Moskow.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) terus mengembangkan senjata nuklir dan memproduksi bahan fisil sepanjang tahun 2023. Pemerintahan Kim Jong Un juga menghindari sanksi dari PBB yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan untuk program nuklir tersebut.
Perwakilan tetap Korea Utara (Korut) di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menegaskan bahwa program pengembangan senjata taktis nuklir bertujuan sebagai alat pencegah dan pelaksanaan yang sah untuk menjamin keamanan kedaulatan negara tersebut.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa pengerahan senjata nuklir taktis Rusia di Belarus merupakan sebuah ancaman nyata. Menurutnya, keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin itu tidak bertanggung jawab.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa sebuah senjata nuklir taktis telah dipindahkan ke Belarus pada beberapa waktu lalu. Menurutnya, alasan dari keputusan penyebaran senjata nuklir tersebut yaitu sebagai bentuk peringatan terhadap barat akan kekuatan yang dimiliki Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan bahwa pihaknya akan segera menempatkan senjata nuklir taktis di Belarusia pada 7-8 Juli mendatang. Penyataan itu diungkap Putin saat bertemu dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Jumat (9/6).
Jepang mengecam langkah Rusia yang akan segera menyimpan senjata nuklir taktis di Belarusia. Negara matahari terbit itu juga akan memberlakukan sanksi tambahan dan mendorong negara-negara G7 untuk melakukan hal serupa.
Aliansi pertahanan NATO mengecam Presiden Rusia Vladimir Putin yang berencana untuk menempatkan senjata nuklirnya ke sekutu sekaligus negara tetangga Ukraina yaitu Belarusia. Rencana tersebut dianggap akan melanggar kesepakatan nonproliferasi nuklir sekaligus membahayakan keamanan global.
Korea Selatan (Korsel) resmi membentuk sebuah divisi baru yang bertugas menghadapi ancaman dari senjata nuklir dan senjata pemusnah masal dari Korea Utara (Korut), Senin (2/1). Divisi ini dibentuk setelah Presiden Korut Kim Jong Un mengungkapkan rencana untuk meningkatkan persenjataan nuklir negaranya di tahun 2023.
Rusia menangguhkan perundingan perihal kontrol senjata nuklir dengan Amerika Serikat (AS). Perundingan tersebut semula dijadwalkan pada 29 November hingga 6 Desember 2022.