Senin, 15 April 2024

Tambah Sanksi Baru, Jepang Kecam Penyebaran Senjata Nuklir Rusia di Belarus

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Jepang mengecam langkah Rusia yang akan segera menyimpan senjata nuklir taktis di Belarusia. Negara matahari terbit itu juga akan memberlakukan sanksi tambahan dan mendorong negara-negara G7 untuk melakukan hal serupa.

Dilansir dari Japan.kantei.go.jp, Jumat (26/5), Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan bahwa negaranya, sebagai tuan rumah KTT G7 2023, telah memutuskan untuk menambah sanksi demi menekan pergerakan invasi Moskow di Ukraina. Ia mengingatkan, Jepang memiliki sejarah kelam terkait dampak mengerikan dari penggunaan senjata nuklir.

Baca Juga: Rusia Segera Tempatkan Senjata Nuklir di Belarusia

“Sebagai satu-satunya negara yang menderita bom atom selama masa perang, Jepang tidak pernah menerima ancaman nuklir Rusia, apalagi penggunaannya,” kata Matsuno.

Para pemimpin G7, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Prancis juga telah menunjukkan tekad untuk mendukung Ukraina dengan bantuan militer tambahan dan sanksi terhadap Rusia, pada pertemuan puncak tahunan yang diadakan di Hiroshima, kota yang dibom atom pertama di dunia.

Baca Juga: Think Tank AS: Pembangunan Stasiun Satelit Militer Korut Hampir Rampung

Dalam tindakan terkoordinasi dengan G7, Jepang akan membekukan aset milik 78 kelompok dan 17 individu termasuk perwira militer di Rusia. Pemerintahan Kishida pun akan melarang ekspor ke 80 entitas yang berafiliasi dengan militer dan melarang penyediaan layanan konstruksi maupun teknik ke Rusia. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER