Minggu, 26 Mei 2024

PBB: Korut Gencar Kembangkan Senjata Nuklir dan Hindari Sanksi Internasional

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) terus mengembangkan senjata nuklir dan memproduksi bahan fisil sepanjang tahun 2023. Pemerintahan Kim Jong Un juga menghindari sanksi dari PBB yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan untuk program nuklir tersebut.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (12/8), menurut laporan PBB yang belum dipublikasikan pada khalayak umum itu menyebut Korut mendapatkan dana untuk mengembangkan program nuklir dari kegiatan ilegal di dunia maya termasuk uang krypto.

“Korut dilaporkan terus berhasil menargetkan mata uang krypto dunia maya dan pertukaran keuangan lainnya secara global,” kata laporan itu.

Baca Juga: Bantu Ukraina, Sekutu Barat Beli 50 Tank Leopard 1 Bekas Belgia

Sebelumnya Korut juga disebut telah melakukan peretasan di dunia maya dengan perolehan sekitar $1,7 miliar pada tahun 2022. Namun, pihak Korut membantah tuduhan peretasan atau serangan siber lainnya.

“Perusahaan di sektor mata uang kripto, pertahanan, energi, dan kesehatan menjadi sasaran khususnya. Korut terus mengakses sistem keuangan internasional dan juga terlibat dalam operasi keuangan ilegal,” ujarnya.

“Peretas yang bekerja untuk Korut, terus menggunakan teknik siber yang semakin canggih untuk mencuri dana dan informasi,” imbuhnya.

Baca Juga: Serangan Semakin Intens, Ukraina Evakuasi Ribuan Warga Sipil

Laporan PBB itu juga mengatakan bahwa Korut aktif melakukan ekspor batu bara ilegal ditengah sanksi dan pembatasan internasional. Mereka pun menyelidiki dugaan adanya ekspor peralatan komunikasi dan amunisi militer ke negara-negara yang tidak disebutkan.

Sementara, Korut telah berada di bawah sanksi PBB untuk program rudal nuklir dan balistiknya sejak 2006. Tetapi, sanksi yang ditetapkan Dewan Keamanan PBB itu mulai tidak efektif karena Cina dan Rusia mendukung pelonggaran terhadap Korut. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER