Rabu, 28 Februari 2024

Tempatkan Senjata Nuklir di Belarus, Putin: Sebagai Peringatan untuk Barat

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa sebuah senjata nuklir taktis telah dipindahkan ke Belarus pada beberapa waktu lalu. Menurutnya, alasan dari keputusan penyebaran senjata nuklir tersebut yaitu sebagai bentuk peringatan terhadap barat akan kekuatan yang dimiliki Rusia.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (17/6), Putin menjelaskan pihaknya telah mulai menempatkan senjata nuklir taktis di Belarus. Pengiriman itu merupakan tahap pertama dan akan dilakukan secara berulang hingga akhir tahun. Namun, Putin tidak menyebut berapa jumlah senjata nuklir yang akan dipindahkan tersebut.

Baca Juga: Terpojok di Medan Perang, Tentara Rusia Putuskan Menyerahkan Diri ke Ukraina

“Hulu ledak nuklir telah dikirim ke wilayah Belarus. Tetapi hanya yang pertama. Kita akan menyelesaikan ini sepenuhnya pada akhir musim panas atau pada akhir tahun,” kata Putin

Langkah ini merupakan wujud hubungan yang semakin erat dengan Belarusia sekaligus menjadi yang pertama kali Rusia menyimpan senjata nuklir di negara tetangga sejak 1990-an. Namun, semua senjata nuklir itu akan tetap berada di bawah kendali Rusia.

Selain itu, Putin menegaskan keputusannya menempatkan senjata nuklir taktis di Belarus bertujuan untuk memberi peringatan bagi Barat karena terus mempersenjatai dan mendukung Ukraina.

Baca Juga: HMS Triumph, Kapal Selam Inggris Era Perang Dunia II ditemukan di Yunani

“Ini dimaksudkan sebagai unsur pencegahan agar semua pihak yang berpikir untuk mencoba membuat rencana mengalahkan kita, tidak abai dengan pengerahan (senjata nuklir) ini,” kata Putin.

Sebelumnya, Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan pihaknya telah menerima senjata nuklir taktis dari Rusia. Ia mengklaim senjata itu jauh lebih kuat tiga kali lipat daripada bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Jepang pada tahun 1945. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER