Senin, 4 Maret 2024

Terpojok di Medan Perang, Tentara Rusia Putuskan Menyerahkan Diri ke Ukraina

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebuah rekaman drone dari unit brigade ke-92 Ukraina memperlihatkan tentara Rusia yang menyerahkan diri setelah pasukannya tewas terkena drone kamikaze Ukraina pada beberapa waktu lalu.

Dilansir dari CNN, Jumat (16/6), Yuriy Fedorenko, komandan divisi pesawat tak berawak “Achilles” dari Brigade ke-92, membenarkan kejadian penyerahan diri tentara Rusia tersebut.

Dalam rekaman itu terlihat, tentara Rusia bernama Ruslan Anitin (30) memberikan isyarat tangan yang berarti menyerah hingga akhirnya ia dipandu untuk ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Tentara Filipina Berhasil Lumpuhkan Pemimpin Kelompok Teroris Afiliasi ISIS

“Ketika dia menyadari bahwa dia akan mati, dia membuang senapan mesinnya, mengangkat tangannya dan berkata bahwa dia tidak akan melanjutkan pertempuran,” kata Fedorenko.

Fedorenko menjelaskan, pihaknya sebetulnya sudah siap untuk melemparkan bahan peledak agar tidak ada satupun pasukan Rusia yang selamat. Namun, setelah melihat Anitin melambaikan tangan, Fedorenko akhirnya memilih untuk membantunya pindah ke tempat yang jauh dari ranjau.

“Saat itu, kami memiliki helikopter dengan bahan peledak yang siap menghabisinya. Tetapi karena ia membuang senjatanya dan memberi isyarat akan menyerah, kami putuskan untuk memberinya perintah terkait langkah-langkah penyerahan diri,” jelas Fedorenko.

Baca Juga: Terduga Penyebar Dokumen Rahasia AS Dinyatakan Bersalah

Anitin hanyalah salah satu dari tentara Rusia yang memilih untuk menyerahkan diri agar selamat. Kendati demikian, Ukraina sendiri memang menyediakan layanan khusus yang bertajuk I want to live untuk tentara Rusia yang ingin menyerah.

Mereka yang ingin menyerahkan diri, dapat menghubungi layanan tersebut dan harus melakukan protokol yang telah ditetapkan. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER