Peringati HUT Angkatan Bersenjata, Iran Soroti Konflik di Gaza

Jakarta, IDM – Iran menggelar peringatan HUT Angkatan Bersenjata di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4) malam. Dalam kesempatan itu, Atase Pertahanan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia, Kolonel Mohammad Reza Movahhed, mengatakan bahwa kekuatan militer merupakan aspek penting untuk menjamin keamanan suatu negara.
"Kekuatan militer, bersama dengan komponen kekuatan lainnya, adalah penjamin stabilitas dan keamanan suatu negara," katanya.
Baca Juga: Terus Ditekan Rusia, Pasukan Ukraina Terpaksa Mundur Dari Donetsk
Ia melanjutkan, kurangnya komponen kekuatan militer tersebut dapat memicu munculnya suatu 'kejahatan', seperti yang saat ini terjadi di Jalur Gaza.
"Kurangnya otoritas militer yang absolut dapat memancing terjadinya kejahatan. Contoh nyata yang kita saksikan sekarang di Jalur Gaza dan Tanah Suci Palestina," ujarnya.
Baca Juga: Korut Kecam AS yang Pasok ATACMS ke Ukraina
Menurutnya, sejak konflik itu pecah pada 7 Oktober tahun lalu, tidak ada satupun negara yang berupaya untuk mencegah terjadinya genosida terhadap para warga sipil Palestina, yang mayoritas korbannya adalah wanita dan anak-anak.
"Sudah hampir 7 bulan sekitar 35.000 orang yang tidak bersalah, tertindas dan tidak berdaya di Jalur Gaza menjadi martir oleh rezim kriminal dan pembunuh anak-anak, namun tidak ada satupun negara yang mengklaim menunjung hak asasi manusia bergerak untuk mencegah genosida ini," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































