Erupsi Susulan Gunung Ruang, TNI AL Kembali Kirim Kapal Perang untuk Evakuasi

Jakarta, IDM - Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado kembali mengerahkan KRI Kakap-811 untuk mengevakuasi warga yang menjadi korban erupsi susulan Gunung Ruang di Tagulandang, Sulawesi Utara, Selasa (30/4) kemarin.
Fast Patrol Boat (FPB) 57 buatan Jerman itu telah tiba di dermaga Beaching Dissyahal Bitung, Lantamal VIII Manado, Rabu (1/5) dini hari. KRI Kakap dikerahkan atas perintah Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Laksamana Pertama Nouldy J. Tangka.
Baca Juga: Waaster KSAD Pimpin Rakornis TMMD ke-120
"TNI AL akan terus membantu proses evakuasi korban terdampak bencana dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan memprioritaskan proses evakuasi dengan cepat korban terdampak Gunung Ruang," ujar Nouldy, dikutip dari keterangan Dispenal.

Di bawah komandan kapal Mayor Laut (P) Kukuh Dwiyanto, KRI Kakap mengevakuasi 123 warga Tagulandang yang terdampak erupsi dengan rincian 74 perempuan dan 49 pria. Ratusan warga berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, TNI AD, dan TNI AU.
Setibanya di Kota Bitung, dilaksanakan debarkasi korban yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan (bagi korban yang sakit) dan pendataan oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bitung.
Baca Juga: Pesan Kadissurpotrudau kepada Jajaran: Manfaatkan Teknologi Terbaik untuk Dukung Tugas Pokok TNI AU
Sebanyak 47 orang langsung dijemput pihak keluarga, sedangkan 76 orang belum ada penjemputan dari pihak keluarga dan saat ini masih berada di BLK Kota Bitung di bawah pengawasan Dinsos dan Dinkes Kota Bitung.
Selanjutnya pada siang ini sekitar pukul 11.55 WITA, KRI Kakap segera melanjutkan evakuasi menuju Tagulandang dengan membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan dan minuman yang akan didistribusikan untuk warga terdampak erupsi di Tagulandang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































