Pamer Kekuatan, Korut Gelar Latihan 'Serangan Nuklir'

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) menggelar latihan simulasi “serangan nuklir taktis" yang melibatkan dua rudal penjelajah jarak jauh pada beberapa waktu lalu. Latihan itu disebut untuk "memperingatkan musuh" akan kesiapan perang nuklir Korut.
Dilansir dari KCNA, laman resmi media pemerintah Korut, Senin (4/9), latihan itu berupa peluncuran dua rudal jelajah berhulu ledak nuklir tiruan ke arah Barat Semenanjung Korea yang terbang sejauh 1.500 km di ketinggian 150 meter. Peluncuran itu disebut sebagai bukti bahwa Korut siap menghadapi ancaman perang nuklir.
Baca Juga: Kemhan Cina Sebut Akan Menindak Setiap Pejabat yang Korup
Latihan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan Presiden Korut Kim Jong Un ke galangan kapal dan pabrik munisi. Dalam kunjungannya, Kim menekannya pentingnya memperkuat kekuatan Angkatan Laut Pyongyang.
“Dia menegaskan bahwa rapat pleno Komite Sentral WPK (Partai Pekerja Korea) di masa depan akan menetapkan modernisasi penting dari kompleks tersebut dan arah pengembangan industri pembuatan kapal,” tulis KCNA.
Baca Juga: Diduga Korup, Perwira Militer Gabon Gulingkan Presiden Bongo
Kim pun menegaskan tekadnya untuk memperkuat postur pencegahan militer terhadap Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel), yang sukses menggelar latihan gabungan 'Ulchi Freedom Shield' dengan melibatkan pesawat pengebom B-1B. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































