Mesir Tegaskan Tidak Bangun Fasilitas Pengungsian Bagi Warga Gaza di Perbatasan

Jakarta, IDM - Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan bahwa pihaknya tidak berencana untuk membangun fasilitas pengungsian bagi warga Palestina di perbatasan Gaza selatan. Namun, pemerintah Mesir bersedia memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil tersebut.
“Bukan rencana kami untuk menyediakan kawasan atau fasilitas (pengungsian) yang aman, namun jika hal ini terjadi, kami akan memberikan dukungan kemanusiaan yang diperlukan,” kata Shoukry saat Konferensi Keamanan Munich melansir Reuters, Senin (19/2).
Baca Juga: Ukraina Klaim Tembak Jatuh Tiga Pesawat Tempur Rusia
Sebelumnya, Mesir dikabarkan sedang mempersiapkan sebuah area di perbatasan Gaza yang dapat menampung warga Palestina jika serangan militer Israel ke Rafah memicu eksodus. Otoritas Mesir yang dirahasiakan identitasnya menyebut rencana itu merupakan langkah darurat. Kendati demikian, Shoukry membantah melakukan persiapan semacam itu.
Kawasan yang sedang dibangun dekat perbatasan Gaza bukanlah untuk pengungsian melainkan fasilitas sipil berupa lahan parkir truk, gudang, kantor tata usaha, dan akomodasi pengemudi.
Baca Juga: Iran Luncurkan Dua Sistem Pertahanan Udara Baru
"Ini sangat hipotetis. Kami terus-menerus melakukan pemeliharaan di perbatasan kami, jadi saya pikir merekalah yang langsung mengambil kesimpulan mengenai kegiatan (konstruksi) tersebut," kata Shoukry terkait aktivitas konstruksi di sekitar perbatasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































