Mesir Rancang Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Jakarta, IDM - Pemerintah Mesir telah mengajukan proposal gencatan senjata permanen untuk mengakhiri konflik bersenjata antara Israel-Hamas di Gaza. Proposal ini digambarkan sebagai rencana yang ambisius karena bertujuan membentuk perdamaian abadi di wilayah tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (28/12), Proposal itu telah diajukan kepada Israel, Hamas, Amerika Serikat (AS) dan perwakilan Eropa pada beberapa waktu lalu. Rencananya mencakup penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza, pembebasan semua tawanan, dan pembentukan pemerintahan Palestina bersatu oleh Hamas dan Otoritas Palestina.
Baca Juga: Dukung Guyana, Inggris akan Kirim Kapal Perang HMS Trent
Sementara, proses pembebasan tawanan diusulkan berlangsung secara bertahap hingga akhirnya tidak ada lagi orang yang disandera. Proses itu diperkirakan dapat berlangsung selama satu bulan.
Selama gencatan senjata berlangsung, Mesir juga akan memimpin pembicaraan untuk menyatukan Hamas dan Otoritas Palestina, yang kemudian akan bersama-sama menunjuk para ahli untuk menjalankan pemerintahan di Tepi Barat dan Gaza.
Baca Juga: Ukraina Klaim Hancurkan Kapal Novocherkassk Rusia
Konflik Israel-Hamas telah memasuki minggu ke-12 dan hampir 21.000 warga Palestina tewas, termasuk lebih dari 8.000 anak-anak. Sementara, masih ada 129 tawanan Israel yang diperkirakan masih ditahan usai konflik pecah pada 7 Oktober lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































