POLKAM

Menko Polkam Djamari Chaniago Perkuat Soliditas Purnawirawan TNI-Polri

Menko Polkam
Menko Polkam Djamari Chaniago perkuat soliditas Purnawirawan TNI-Polri. (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan antarpurnawirawan TNI-Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan nasional.

Pesan tersebut disampaikan Djamari saat menerima audiensi Persatuan Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (PP Polri) di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (16/9).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara jajaran purnawirawan TNI dan Polri, sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat di antara para senior kedua institusi.

“Saya hanya punya niat baik bahwa kita harus bersilaturahmi. Saya sebetulnya, kami semua di Kemenko Polkam, punya harapan bahwa kita bisa berkumpul bersama-sama dengan PPAD, PPAU, PPAL, dan PP Polri,” ujar Djamari saat membuka pertemuan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan Investigasi KM Virgo Transport 8, Keselamatan Transportasi Laut Disorot

Menurut Djamari, kebersamaan antarpurnawirawan memiliki arti penting dalam memberikan teladan kepada generasi penerus TNI dan Polri.

Para senior diharapkan dapat menunjukkan bahwa semangat persatuan dan kebersamaan tetap terjaga meskipun telah memasuki masa purna tugas.

“Alangkah baiknya kita memberikan kesan kepada mereka bahwa para sesepuhnya, para bapaknya, dan para abang-abangnya masih seperti itu. Alhamdulillah, itu bisa terwujud dan saya juga meminta tanggapan dari PPAD, PPAL, dan PPAU,” katanya.

Dalam pertemuan, Djamari juga menekankan masa pensiun tidak berarti berakhirnya pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia mengingatkan kembali sumpah yang pernah diucapkan ketika masih menjadi prajurit TNI maupun anggota Polri. Menurutnya, sumpah tersebut tetap melekat sebagai komitmen moral kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Pada saat kita pensiun, tidak ada yang mencabut sumpah. Artinya, sumpah itu masih melekat kepada kita dan kita wajib betul-betul memegangnya karena itu adalah sumpah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.

Baca Juga: Lepas KRI Wahidin Sudirohusodo ke Pasifik, Menko Polkam: Indonesia Hadir Bukan untuk Pamer Kekuatan

Djamari menyebut semangat menjadi landasan bagi para purnawirawan untuk terus memberikan kontribusi bagi kepentingan bangsa sepanjang hayat.

“Kami akan berjuang untuk kepentingan bangsa sampai dengan tembakan salvo mengantar kami ke liang lahat. Itu yang ada dalam tekad kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko Polkam menyoroti pentingnya menjaga hubungan harmonis antara TNI dan Polri.

Berdasarkan pengalamannya memimpin Kemenko Polkam, komunikasi dan kebersamaan antaraparat keamanan perlu terus diperkuat hingga jajaran paling bawah.

Hal ini dinilai penting untuk menjaga persatuan dan stabilitas nasional, sekaligus memastikan semangat kebersamaan tidak berhenti pada tingkat pimpinan atau senior institusi.

“Sekaligus ingin menunjukkan kepada bangsa ini bahwa kita rukun dan tidak ada peluang sekecil apa pun yang bisa memecah belah. Inilah yang kita harapkan agar dapat memberikan keyakinan kepada bangsa bahwa kita berada dalam satu ikatan yang kuat,” jelas Djamari.

Baca Juga: IKN Menuju Ibu Kota Politik 2028, Kemenko Polkam Soroti Empat Tantangan Pertahanan Strategis

Sementara itu, Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Bambang Hendarso Danuri mengapresiasi pertemuan tersebut. Ia menyebut silaturahmi merupakan bagian penting dari program dan tujuan utama organisasi PP Polri.

“Pada hari ini ada sesuatu yang luar biasa. Bagi kami, ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan karena para purnawirawan Polri yang tergabung dalam PP Polri dapat bersilaturahmi. Ini merupakan salah satu bentuk program dan tujuan utama kami,” tuturnya.

Audiensi turut dihadiri Dewan Penasihat PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Da’i Bachtiar, anggota Dewan Penasihat PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Badrodin Haiti, serta jajaran pengurus PP Polri.

Menko Polkam didampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus dan para pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenko Polkam.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.