Menhan Korsel Mundur Usai Darurat Militer, Presiden Yoon Langsung Tunjuk Pengganti

Jakarta, IDM - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol telah menerima pengunduran diri Menteri Pertahanan (Menhan) Kim Yong-hyun dan menunjuk Duta Besar untuk Arab Saudi Choi Byung-hyuk untuk menggantikannya.
Dilansir dari Yonhap, Kamis (5/12), Kim mengajukan pengunduran diri kemarin dan merupakan orang yang mengusulkan deklarasi darurat militer kepada Yoon. Aturan itu berlangsung selama enam jam sebelum dibatalkan melalui pemungutan suara parlemen.
Baca Juga: Picu Kekacauan, Presiden Korsel Cabut Darurat Militer
Menurut Wakil Menhan Korsel Kim Seon-ho, mantan menhan itu juga memerintahkan pasukan untuk berjaga di Majelis Nasional dan memblokir anggota parlemen memasuki kompleks tersebut selama darurat militer.
Choi, yang ditunjuk Yoon untuk menjadi Menhan Korsel, merupakan pensiunan jenderal Angkatan Darat bintang empat. Ia pun pernah menjadi Wakil Komandan Komando Gabungan Korsel-AS pada 2019-2020.
Baca Juga: Ini Sejarah Kelam Darurat Militer Korsel
"Ia merupakan kandidat yang cocok untuk memenuhi tanggung jawab inti militer, termasuk mempertahankan sikap kesiapan yang kuat berdasarkan aliansi Korea Selatan-AS yang kuat," kata Chung Jin-suk, Kepala Staf Kepresidenan Korsel.
Berdasarkan rekam jejaknya, ia dianggap sebagai seseorang yang memegang prinsip, mematuhi peraturan dan melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































