Menhan AS Konfirmasi Stop Kirim Bantuan Militer ke Ukraina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa negaranya menghentikan bantuan militer ke Ukraina, sesuai perintah Presiden Donald Trump pada beberapa waktu lalu.
"Seperti yang telah dikatakan presiden, ini adalah jeda. Tepat seperti yang dia katakan sejak awal, jeda sambil menunggu komitmen sejati untuk mencapai perdamaian," kata Hegseth, melansir Defense.gov, pada Jumat (7/3).
Baca Juga: Dievakuasi dari Reruntuhan, Korban Tewas Gaza Menjadi Lebih dari 48.000
Ia menuturkan, saat ini Trump sedang sangat memperhatikan apa yang dikatakan dan dilakukan pemimpin Ukraina tentang komitmen terhadap proses perdamaian dalam mengakhiri perang dengan Rusia. Trump, kata dia, fokus mewujudkan perdamaian tersebut.
"Presiden (Trump) sangat memperhatikan apa yang dikatakan dan dilakukan Ukraina tentang komitmen terhadap proses perdamaian itu, dan kami sangat gembira dengan tanda-tanda yang kami lihat. Pada akhirnya, ia akan membuat keputusan, tetapi untuk saat ini masih dalam tahap jeda," imbuhnya.
Baca Juga: Pesawat Tempur Korsel Tak Sengaja Jatuhkan Bom, 15 Orang Terluka
"Hanya Presiden Trump yang bisa, untuk membawa mereka ke meja perundingan guna mengakhiri pembunuhan. Ia sangat fokus untuk mewujudkannya," jelasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































