Dievakuasi dari Reruntuhan, Korban Tewas Gaza Menjadi Lebih dari 48.000

Jakarta, IDM – Tim penyelamat dan petugas medis Palestina menemukan 30 jenazah yang tertimpa reruntuhan di Gaza, sehingga jumlah korban tewas secara keseluruhan akibat perang Israel-Hamas sejak Oktober 2023 menjadi 48.440.
Dilansir dari AA, Kamis (6/3), hal itu diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza, seraya menambahkan bahwa jumlah korban termasuk empat warga Palestina yang tewas oleh tembakan Israel dalam beberapa hari terakhir. Dengan demikian, jumlah korban luka menjadi 111.592 karena serangan Israel.
Baca Juga: PBB Peringatkan Situasi Kemanusiaan Gaza Memburuk
“Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” katanya.
Perjanjian gencatan senjata antara Israel-Hamas mulai berlaku di Gaza pada 19 Januari dan menghentikan perang yang berlangsung sejak 7 Oktober tahun 2023. Serangan Israel mendapat kecaman internasional termasuk dari Mahkamah Internasional karena terdapat bukti terjadinya genosida.
Baca Juga: Pesawat Tempur Korsel Tak Sengaja Jatuhkan Bom, 15 Orang Terluka
Meskipun diberlakukannya gencatan senjata, otoritas Gaza melaporkan pelanggaran gencatan senjata oleh Angkatan Bersenjata Israel. Sebaliknya, Israel juga melontarkan tuduhan yang sama terhadap Hamas. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































