PBB Peringatkan Situasi Kemanusiaan Gaza Memburuk

Jakarta, IDM – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) peringatan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk usai akses penyebrangan kargo yang mengangkut bantuan ditutup pada beberapa waktu lalu.
"Rekan-rekan kemanusiaan kami memperingatkan bahwa penutupan semua titik penyeberangan untuk kargo baru-baru ini akan merusak kemajuan penting yang telah dibuat dalam memberikan bantuan penting yang menyelamatkan nyawa kepada orang-orang di Gaza sejak gencatan senjata berlaku pada 19 Januari," kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric melansir AA, Kamis (6/3).
Lebih lanjut, ia mengutip laporan dari Badan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau OCHA, bahwa keamanan pangan di Gaza juga berisiko besar memburuk. Sekitar 80 dapur umum yang menyediakan makanan untuk warga Gaza terpaksa tutup karena tidak adanya bahan makanan.
Baca Juga: Akibat Kecelakaan, 11 Pesawat Tempur FA-50PH Filipina Dikandangkan
"Mitra kemanusiaan memperingatkan bahwa jika gangguan terhadap bantuan terus berlanjut, setidaknya 80 dapur umum mungkin terpaksa menghentikan kegiatan mereka dan tidak lagi bekerja," katanya.
Tidak hanya itu, ia memperingatkan sektor pendidikan di Gaza turut terdampak karena pembatasan akses, yang menyebabkan kurangnya perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Dana bantuan, kata dia, juga tidak cukup untuk membantu Gaza.
Baca Juga: Trump Sebut Presiden Ukraina Siap Berunding Akhiri Perang dengan Rusia
"Lebih dari dua bulan dalam tahun ini, kami mengamankan kurang dari 4% dari $4 miliar yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan paling mendasar di seluruh Wilayah Palestina yang diduduki, terutama di Gaza," imbuhnya.
Pada Minggu lalu, Israel memutuskan untuk menutup akses pengiriman bantuan, beberapa jam setelah fase pertama gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan antara Hamas dan Tel Aviv berakhir.
Adapun, tahap pertama perjanjian gencatan senjata itu telah berlangsung selama enam minggu sejak akhir Januari dan resmi berakhir pada Sabtu malam. Namun, hingga kini Israel-Hamas belum setuju melanjutkan ke tahap kedua. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































