Memanas! Iran Siap Perang Lawan Amerika Serikat

Jakarta, IDM – Iran mengatakan bahwa mereka memiliki kendali penuh atas daratan, perairan, dan wilayah udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran.
“Iran tidak mencari perang, tetapi sepenuhnya siap. Jika perang pecah, tidak akan ada mundur, bahkan satu milimeter pun, dan Iran akan terus maju," kata Mohammad Akbarzadeh, Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melansir AA, Jumat (30/1).
Baca Juga: Cina dan Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Komprehensif Jangka Panjang
Akbarzadeh menuturkan, pengelolaan jalur strategis itu telah melampaui metode konvensional dan kini sepenuhnya modern sehingga memungkinkan Iran untuk terus mengawasi semua pergerakan maritim, permukaan, dan bawah laut.
“Iran juga mengendalikan keputusan tentang apakah kapal yang mengibarkan bendera berbeda diizinkan untuk melewati selat tersebut,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa jika wilayah darat, udara, atau perairan negara-negara tetangga digunakan untuk melawan Iran, mereka akan diperlakukan sebagai musuh. “Pesan ini telah disampaikan kepada pihak-pihak regional,” tegasnya, seraya menyatakan Iran siap menggunakan kekuatan itu pada waktu yang tepat.
Baca Juga: Usai AS Intervensi Militer ke Venezuela, Kolombia Ajak Negara Amerika Latin Bersatu
Selat Hormuz yang terletak antara Teluk Persia dan Teluk Oman merupakan jalur penting bagi perdagangan minyak dan gas alam cair dunia terutama untuk minyak dari Timur Tengah. Melalui selat ini, sebagian besar minyak yang diangkut mencapai pasar Asia, terutama Cina.
Ketegangan antara Iran dan AS meningkat setelah pecahnya demonstrasi anti-pemerintah di Iran. Menurut AS, pemerintah Iran melakukan eksekusi terhadap sebagian demonstran tersebut, sebuah tuduhan yang dibantah Iran. Oleh karena itu, AS mengancam akan melakukan intervensi militer jika Iran terus menargetkan rakyatnya sendiri. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































