Lepas Tim Liputan Mudik 2026, Kemenko Polkam: Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media Jaga Arus Lebaran

Jakarta, IDM – Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Marsda TNI Eko Dono Indarto, mewakili Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, secara resmi melepas Tim Liputan Arus Mudik 2026 Garuda TV di Jakarta, Selasa (10/3).
Pelepasan ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara pemerintah dan media massa dalam memastikan kelancaran serta keamanan mobilitas jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kepala Staf Kepresidenan, Kakorlantas Polri, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Dunia Diliputi Ketidakpastian, Persatuan Bangsa jadi Kunci Hadapi Ancaman Global
Marsda TNI Eko Dono Indarto menegaskan arus mudik dengan volume kendaraan yang sangat besar menjadi salah satu momen krusial bagi stabilitas nasional.
Oleh karena itu, peran media sangat penting dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
“Media memiliki peran strategis sebagai perpanjangan mata pemerintah di lapangan. Informasi yang disampaikan secara cepat dan akurat dapat membantu mendeteksi potensi gangguan di jalur mudik maupun di kawasan pemukiman yang ditinggalkan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi publik yang baik merupakan bagian dari instrumen keamanan non-fisik yang sangat penting.
Baca Juga: Perang Global Memanas, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa jadi Energi Indonesia
Diseminasi informasi yang tepat dapat mencegah kepanikan masyarakat, termasuk potensi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan seperti pelabuhan, terminal, maupun ruas tol utama.
Ia berharap tim liputan yang bertugas di lapangan dapat terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Korlantas Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, hingga Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), agar informasi yang disampaikan kepada publik selaras dengan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.
“Koordinasi yang baik antara media dan aparat di lapangan akan membantu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” katanya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































