Latihan Militer dengan Singapura, Cina Akan Kirim Fregat Pembawa Rudal

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Cina dan Singapura direncanakan pekan ini menggelar latihan militer bersama dari akhir April hingga awal Mei 2023.
Dilansir dari Reuters, Senin (24/4), latihan tersebut bakal menjadi latihan bersama pertama kalinya sejak 2021, saat Cina memperkuat hubungan pertahanan dan keamanan dengan kawasan Asia Tenggara yang memiliki hubungan kuat dengan para sekutu Amerika Serikat.
Kementerian Pertahanan Cina mengungkapka Angkatan Laut Cina bakal mengerahkan kapal fregat pembawa rudal Yulin serta kapal penyapu ranjau Chibi. Namun, tidak dijelaskan secara rinci lokasi latihan bersama kedua negara tersebut.
Baca Juga: Atasi Sengketa, Filipina dan Cina Sepakat Tingkatkan Jalur Komunikasi
Dua tahun lalu, Cina dan Singapura menggelar latihan militer bersama di perairan internasional ujung selatan Laut Cina Selatan. Latihan itu sebagai kelanjutan penandatanganan perjanjian pertahanan bilateral pada 2019, mencakup latihan-latihan militer skala lebih besar antar-angkatan darat, laut, dan udara.
Kerja sama militer Cina dan Singapura makin erat saat ketegangan di Laut Cina Selatan meningkat, dikarenakan wilayah itu sering dikunjungi angkatan laut negara-negara barat, termasuk kapal-kapal perang Amerika Serikat yang melakukan operasi kebebasan bernavigasi.
Terlebih, Agustus 2022 lalu, militer Amerika Serikat menggelar latihan Super Garuda Shield dengan Indonesia yang diperluas dengan partisipasi Singapura, Jepang, dan Australia, untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Pengeluaran Militer Global Meningkat Signifikan Hingga $2,24 triliun
Pada saat yang sama, Cina mengirim jet-jet pengebom ke Thailand untuk latihan udara bersama kode Falcon Strike 2022. Baik Cina dan Thailand, mengatakan latihan yang digelar di timur laut Thailand dekat perbatasan Laos itu hanya untuk membela diri.
Latihan-latihan pada musim panas lalu juga dilaksanakan di tengah memanasnya ketegangan di Selat Taiwan, karena kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke negara tersebut. Cina mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































