Lagi! AS Serang 10 Target Militer Iran

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara terhadap 10 target militer Iran pada Sabtu (27/6) malam waktu setempat.
Ini merupakan serangan tambahan yang dilakukan AS. Sebelumnya, AS juga menyerang beberapa target militer Iran sebagai balasan usai Teheran dilaporkan menyerang kapal M/V Ever Lovely.
Baca Juga: Kemlu Iran Peringatkan AS Langgar Kesepakatan
"Pesawat tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS melakukan serangan malam ini terhadap 10 target militer Iran di beberapa lokasi di dalam dan dekat Selat Hormuz sebagai tanggapan atas serangan drone Iran terhadap M/T Kiku," tulis Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui platform X, dikutip Minggu (28/6).
Dalam pernyataan terpisah, CENTCOM mengatakan bahwa Iran diberi kesempatan untuk menghormati perjanjian gencatan senjata tetapi memilih untuk tidak melakukannya dengan meluncurkan serangan drone satu arah yang menghantam M/T Kiku pukul 4:30 pagi Zona Waktu Timur di Amerika Serikat.
Baca Juga: AS Kembali Serang Iran, Ini Alasannya
CENTCOM turut mengunggah rekaman video yang menunjukan serangan udara menargetkan Iran tersebut. Sementara, M/T Kiku merupakan sebuah kapal tanker minyak mentah (Crude Oil Tanker) berbendera Panama. Kapal itu sedang melintas di dekat Selat Hormuz dengan lebih dari dua juta barel minyak mentah.
"Serangan hari ini sebagai tanggapan langsung terhadap agresi Iran yang berkelanjutan terhadap pelayaran komersial. Pesawat militer AS menargetkan infrastruktur pengawasan militer Iran, sistem komunikasi, situs pertahanan udara, fasilitas penyimpanan drone, dan kemampuan penyebar ranjau," jelasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































