Korut Uji Coba Rudal Jelang Latma Militer AS dan Korsel

Jakarta, IDM - Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melakukan inspeksi uji coba rudal jelajah di Pyongyang pada beberapa waktu lalu. Uji coba itu dilakukan sebagai unjuk kekuatan menjelang latihan militer gabungan yang dilakukan oleh Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari KCNA, laman media resmi pemerintah Korut, Senin (21/8), Kim disebut mengunjungi salah satu armada Angkatan Laut Korut di Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang, sekaligus menyaksikan para personel menguji coba peluncuran rudal jelajah.
Baca Juga: AS, Korsel, dan Jepang Sepakat Perkuat Hubungan Militer
"Peluncuran itu bertujuan untuk menegaskan kembali fungsi tempur kapal dan fitur sistem rudalnya dan membuat para pelaut terampil dalam menjalankan misi tempur dalam perang yang sesungguhnya," lapor KCNA.
Lebih lanjut, rudal yang tidak disebutkan jenisnya itu diklaim sukses mencapai target yang ditentukan. Kim pun berjanji untuk memperkuat Angkatan Laut Korut dengan peningkatan modernisasi dan efisiensi tempur baik ofensif maupun defensif.
Baca Juga: Pemimpin Kudeta Nigeria Janji Kembalikan Sistem ke Demokrasi Dalam Waktu 3 Tahun
Inspeksi dan uji coba rudal itu dilakukan menjelang latma militer Korsel dan AS bertajuk "Ulchi Freedom Shield (UFS)" yang akan berlangsung hingga 31 Agustus. Meskipun kedua sekutu telah menegaskan bahwa latma militer tidak ditujukan ke negara manapun, tetapi Korut menganggapnya sebagai latihan perang yang mengancam keamanan di Semenanjung Korea.
Selain itu, peluncuran rudal Korut juga membenarkan informasi yang dibeberkan oleh pihak intelijen Korsel terkait rencana uji coba rudal pada jauh hari sebelum pelaksanaan. Korsel menilai tindakan militer Korut merupakan bentuk protes atas kedekatan sekutu. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































