INTERNASIONAL

Korut Sebut Akan Tambah Satelit Pengintai Militer

Korut
Korut luncurkan satelit pengintai militer. (Foto: Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) memperingatkan bahwa mereka akan terus menggunakan haknya dalam meluncurkan satelit pengintai militer tambahan. Pasukannya pun dilaporkan telah memulihkan beberapa pos penjagaan di perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel).

Dilansir dari KCNA, Senin (27/11), Kementerian Luar Negeri Korut menyebut peluncuran satelit pengintai pekan lalu didorong oleh kebutuhan untuk memantau ancaman dari negara lain termasuk Amerika Serikat (AS) dan sekutu.

Baca Juga: Konflik Terus Berlanjut, Ukraina Persiapan Mobilisasi Tentara

“Ini adalah cara yang sah dan adil untuk menggunakan hak membela diri dan merespons secara menyeluruh serta memantau dengan tepat tindakan militer serius yang dilakukan AS dan para pengikutnya,” kata laporan KCNA.

Sebelumnya, Korut mengklaim satelit itu berhasil memasuki orbit dan mengirimkan foto-foto ke stasiun pusat. Namun, para pejabat pertahanan dan analis Korsel meragukan klaim tersebut.

Baca Juga: Organisasi HAM Menduga Penyebab Ledakan RS di Gaza Karena Roket yang Salah Sasaran

Peluncuran satelit itu juga mendorong Korsel untuk menangguhkan klausul penting dalam perjanjian militer antar-Korea tahun 2018 dan melanjutkan pengawasan udara di sekitar zona demiliterisasi. Atas keputusan Korsel itu, Korut kemudian menyatakan pihaknya pun tidak lagi terikat dengan perjanjian dan mengerahkan pasukan bersenjata seperti Korsel. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.