Konflik Terus Berlanjut, Ukraina Persiapan Mobilisasi Tentara

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan rencana reformasi mobilisasi pasukan untuk bertugas di medan tempur karena konflik terus berkecamuk memasuki bulan ke-20.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (25/11), Zelensky tidak mengungkapkan jumlah pasukan yang gugur maupun program mobilisasi yang telah dilakukan Ukraina sebelumnya. Namun, kini Zelensky kembali memerintahkan otoritas terkait untuk menyusun strategi mobilisasi.
Baca Juga: Tanggapi Provokasi Korut, Korsel Menangguhkan Perjanjian Militer Antar-Korea
“Rencananya akan disusun dan semua jawabannya akan dibentuk. Minggu depan saya akan melihat rencana ini,” kata Zelensky.
Lebih lanjut, ia mengatakan permasalahan di komisi medis militer dan pusat perekrutan akan diatasi. Sebab, proses perekrutan pasukan Ukraina sempat diguncang kasus korupsi terkait bantuan senjata yang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Baca Juga: Luncurkan Satelit Pengintai Militer, Presiden Korut: Hak Bela Diri
Pada bulan Agustus lalu, Zelensky memecat semua kepala pusat perekrutan tentara regional Ukraina karena banyaknya kasus korupsi dan keterlibatan dalam penggelapan wajib militer. Oleh sebab itu, parlemen Ukraina kini mempersiapkan rancangan undang-undang untuk meningkatkan proses mobilisasi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































