Korut Bantah Tuduhan Pasok Rudal ke Rusia

Jakarta, IDM - Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Kim Song membantah tuduhan Barat yang menyebut Korut telah memasok senjata yang digunakan Rusia di medan tempur.
Dilansir dair Yonhap, Jumat (12/1), Dewan Keamanan PBB menyebut bahwa Korut telah menjual senjata ke Rusia. Menurut Amerika Serikat (AS), senjata itu berupa rudal balistik, yang beberapa di antaranya digunakan untuk menyerang Ukraina pada 30 Desember, serta 2 dan 6 Januari.
Baca Juga: NATO Menjanjikan Bantuan Militer yang Lebih Besar kepada Ukraina
Menanggapi tuduhan tersebut, Kim menilai bahwa pihaknya "tidak merasa perlu mengomentari setiap tuduhan AS yang tidak berdasar." Korut pun akan tetap meningkatkan kemampuan rudal untuk mempertahankan kepentingan nasional.
“AS menuduh Korea Utara, yang tidak ada kaitannya dengan pembahasan agenda (masalah). Ini mencerminkan penderitaan mereka di situasi sulit dan hanya menunjukkan kurangnya kekuatan dan sarana mereka dalam konfrontasi strategis dengan Rusia," kata Kim.
Baca Juga: Presiden Ukraina Sebut Gencatan Senjata akan Menguntungkan Rusia
Selama sesi DK PBB mengenai pemeliharaan perdamaian di Ukraina, Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya turut menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa AS tampaknya "menyebarkan informasi yang salah." (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































