Presiden Ukraina Sebut Gencatan Senjata akan Menguntungkan Rusia

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa gencatan senjata dalam konflik dengan Rusia tidak akan menghasilkan dialog politik yang signifikan dan hanya akan menguntungkan Pemerintahan Vladimir Putin.
Dilansir dari Reuters, Jumat (12/1), Zelenky berpendapat bentuk jeda apa pun dalam konflik itu akan berisiko memungkinkan Rusia meningkatkan pasokan amunisi. Oleh sebab itu, hanya akan menguntungkan Rusia dan Zelensky mengaku tidak ingin mengambil risiko.
Baca Juga: Gembong Narkoba Kabur, Presiden Ekuador Kerahkan Pasukan Militer untuk Jaga Keamanan Nasional
“Jeda ini tidak akan mengakhiri perang, tidak akan mengarah pada dialog politik dengan Rusia atau pihak lain. Dan syukurlah semua ini diputuskan di Ukraina dan tidak akan ada jeda yang menguntungkan Rusia,” ujarnya.
Pernyataan itu ia ungkapkan usai melakukan pertemuan dengan sekutu di Ibu Kota Riga, Latvia. Ia pun berpendapat Rusia kini sedang mempersiapkan gelombang serangan lainnya menjelang pemilihan presiden pada bulan Maret.
“Mereka menginginkan kemenangan taktis kecil sebelum pemilu, dan mempersiapkan sesuatu yang global atau besar setelahnya. Situasi di garis depan sangat rumit, kami kekurangan senjata,” kata Zelensky.
Baca Juga: NATO Menjanjikan Bantuan Militer yang Lebih Besar kepada Ukraina
Ia pun kembali menekankan pentingnya pasokan senjata dari sekutu termasuk negara-negara anggota NATO. Zelensky berharap Ukraina dapatkan lebih banyak persenjataan yang semakin menipis.
“Dukungan ini sangat penting bagi kami,” kata Zelensky. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































