Sabtu, 20 April 2024

Presiden Ukraina Sebut Gencatan Senjata akan Menguntungkan Rusia

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa gencatan senjata dalam konflik dengan Rusia tidak akan menghasilkan dialog politik yang signifikan dan hanya akan menguntungkan Pemerintahan Vladimir Putin.

Dilansir dari Reuters, Jumat (12/1), Zelenky berpendapat bentuk jeda apa pun dalam konflik itu akan berisiko memungkinkan Rusia meningkatkan pasokan amunisi. Oleh sebab itu, hanya akan menguntungkan Rusia dan Zelensky mengaku tidak ingin mengambil risiko.

Baca Juga: Gembong Narkoba Kabur, Presiden Ekuador Kerahkan Pasukan Militer untuk Jaga Keamanan Nasional

“Jeda ini tidak akan mengakhiri perang, tidak akan mengarah pada dialog politik dengan Rusia atau pihak lain. Dan syukurlah semua ini diputuskan di Ukraina dan tidak akan ada jeda yang menguntungkan Rusia,” ujarnya.

Pernyataan itu ia ungkapkan usai melakukan pertemuan dengan sekutu di Ibu Kota Riga, Latvia. Ia pun berpendapat Rusia kini sedang mempersiapkan gelombang serangan lainnya menjelang pemilihan presiden pada bulan Maret.

“Mereka menginginkan kemenangan taktis kecil sebelum pemilu, dan mempersiapkan sesuatu yang global atau besar setelahnya. Situasi di garis depan sangat rumit, kami kekurangan senjata,” kata Zelensky.

Baca Juga: NATO Menjanjikan Bantuan Militer yang Lebih Besar kepada Ukraina

Ia pun kembali menekankan pentingnya pasokan senjata dari sekutu termasuk negara-negara anggota NATO. Zelensky berharap Ukraina dapatkan lebih banyak persenjataan yang semakin menipis.

“Dukungan ini sangat penting bagi kami,” kata Zelensky. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER