INTERNASIONAL

Korut akan Kembali Luncurkan Satelit Pengintai Militer Tahun Ini

peluncuran satelit pengintai Korut
Uji coba pertama peluncuran satelit pengintai Korut. (Foto: Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) pastikan akan meluncurkan beberapa satelit pengintai militer pada tahun ini, setelah berhasil mengorbitkan satelit pertamanya pada bulan November tahun lalu.

Dilansir dari KCNA, laman media Pemerintah Korut, Selasa (2/4), rencana itu dirumuskan sesuai perintah Presiden Kim Jong Un untuk terus mendorong kapabilitas pertahanan ruang angkasa, khususnya dalam mengawasi negara tetangganya, Korea Selatan (Korsel).

Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Menengah

“Keberhasilan peluncuran satelit pengintai Malligyong-1 tahun lalu telah membawa kemajuan besar dalam kemampuan pertahanan nasional dan beberapa peluncuran rencananya juga akan dilakukan pada tahun ini,” Pak Kyong-su, wakil direktur Badan Teknologi Dirgantara Nasional Korut atau NATA.

Ia pun menyebut Korut telah berupaya menggunakan satelit untuk berbagai tujuan non militer, seperti pertanian, pengelolaan lahan, dan pencegahan bencana.

Pernyataan itu muncul usai otoritas militer Korsel mengatakan bahwa Korut telah memasang penghalang untuk mencegah orang luar mengamati lokasi peluncuran satelit Tongchang-ri. Tindakan itu diduga merupakan Indikasi Korut sedang mempersiapkan peluncuran satelit.

Baca Juga: Belarusia Gelar Latihan Militer di Perbatasan Ukraina

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Unifikasi Korsel, yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea, mengatakan pihaknya bekerja sama erat dengan Amerika Serikat (AS) untuk terus memantau Korut.

“Terlepas dari tujuan yang diklaim oleh Korut, setiap satelit Korut yang menggunakan teknologi rudal balistik jelas merupakan pelanggaran terhadap resolusi dewan keamanan PBB,” kata Koo Byung-sam, juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel melansir Yonhap. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.