Korsel Kirim Tim untuk Kaji Keamanan di Selat Hormuz

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) telah mengirim tim untuk menilai situasi keamanan di Selat Hormuz, di tengah keinginan Amerika Serikat (AS) agar Seoul membantu upaya melawan Iran.
Baca Juga: Balas Serangan Iran, AS Hancurkan Lima Kapal Tanker Minyak
Melansir Yonhap, Rabu (9/9), tim itu berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) pada akhir pekan lalu dan diperkirakan akan kembali paling cepat minggu ini. Hasil penilaian situasi di Selat Hormuz nantinya akan dilaporkan kepada Dewan Keamanan Nasional Korsel.
"Tujuannya adalah untuk menilai kondisi terkini dan situasi keamanan di selat tersebut," ujar pejabat Kementrian Pertahanan Korsel, seraya menegaskan bahwa pengiriman tim ini "tidak diputuskan dengan dasar rencana pengerahan militer."
Langkah terbaru ini dilakukan sekitar enam bulan setelah Presiden AS Donald Trump mendesak lima negara termasuk Korsel untuk mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz dan membantu mengamankan jalur energi tersebut.
Baca Juga: Presiden Iran: Perlawanan Berlanjut hingga Agresor Menyesal
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan pihaknya terus menjalin komunikasi erat dengan negara-negara terkait dan komunitas internasional guna membantu menjamin kebebasan pelayaran bagi semua kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































