Korsel, AS dan Jepang Sepakat Perlunya Tanggapan Tegas Terhadap Korut

Jakarta, IDM - Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat, dan Jepang sepakat mengenai perlunya tanggapan tegas terhadap tindakan Korea Utara (Korut) yang memasok persenjataan dan peralatan militer ke Rusia.
Baca Juga: Iran Dikabarkan Kirim Ratusan Rudal ke Rusia
Dilansir dari The Korea Herald, Jumat (23/2), kesepakatan itu terjalin ketika Menlu Korsel Cho Tae-yul, Menlu AS Antony Blinken dan Menlu Jepang Yoko Kamikawa melakukan pertemuan trilateral di sela-sela G20 di Rio De Janeiro pada beberapa waktu lalu.
Ketiganya menilai perlunya tanggapan tegas terhadap hubungan militer antara Rusia dan Korut melalui koordinasi dengan komunitas internasional. "Kerja sama itu menimbulkan ancaman serius tidak hanya bagi Semenanjung Korea tetapi juga bagi perdamaian dan stabilitas internasional," tulis ketiga pihak dalam pernyataan bersama.
Baca Juga: Stok Senjata Menipis, Kemampuan Tempur Ukraina Berpotensi Berkurang Mulai Akhir Maret
Kerja sama pertahanan trilateral juga akan diperkuat secara signifikan salah satunya melalui pengoperasian sistem berbagi data real-time terkait aktivitas rudal Korut. Selain itu, ketiganya pun akan mengawasi aktivitas siber ilegal Korut yang semakin marak. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































