Konflik Terus Berkecamuk, WNI di Iran Mulai Dievakuasi

Jakarta, IDM - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran secara bertahap pada Jumat (6/3). Gelombang pertama akan dimulai dengan mengevakuasi 32 orang.
Hal itu disampaikan oleh Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah di Jakarta. Evakuasi ini dimulai di tengah konflik yang terus berkecamuk sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan udara gabungan ke beberapa titik di Iran pada Sabtu (28/2).
Baca Juga: Lewat Meja Diplomasi, Athan RI di Abuja Jemput 4 WNI yang Diculik Perompak di Perairan Gabon
"Evakuasi di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini. Tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan," ujarnya.
Ia menuturkan, jalur evakuasinya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, yang akan ditentukan oleh di KBRI Teheran. Tahap evakuasi selanjutnya juga akan diputuskan berdasarkan faktor keamanan yang terus berkembang.
Baca Juga: Presiden Portugal Kunjungi Minusca, DFC Mayjen TNI Asmi: Kontribusi Pasukan Sangat Penting
"Ada 32. Ini baru mulai kan, jadi mungkin, mungkin masih akan kita lihat lagi. Jadi untuk sementara ini 32 orang," jelasnya.
Adapun, terdapat 329 WNI di Iran dan mayoritas berada di Kota Qom. Mayoritas WNI merupakan pelajar. Dengan demikian, Kemlu RI akan terus berkerja sama dengan KBRI Azerbaijan maupun KBRI Teheran untuk memastikan kondisi para WNI. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































