Khamenei Wafat! Iran Umumkan Operasi Balasan Besar

Jakarta, IDM – Ketegangan di Timur Tengah melonjak tajam setelah Iran mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, akibat serangan udara yang dituding dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan siap melancarkan operasi pembalasan besar-besaran dengan kemampuan militer yang ditingkatkan.
Baca Juga: Diserang AS dan Israel, Iran Tegaskan Berhak Bela Diri
Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, IRGC menegaskan hukuman berat akan dijatuhkan kepada pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Media pemerintah, Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan bahwa target operasi mencakup fasilitas militer dan keamanan milik AS serta Israel di kawasan. IRGC mengklaim akan menggunakan rudal generasi baru yang lebih presisi dan menghancurkan dibandingkan Operasi True Promise 3.
Serangan udara pada 28 Februari disebut menghantam fasilitas pertahanan dan sipil di 24 provinsi Iran. Teheran menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara.
Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Di saat bersamaan, ketidakpastian menyelimuti kelanjutan perundingan nuklir Iran-AS yang dijadwalkan berlangsung di Wina pekan ini.
“Tangan pembalasan bangsa Iran tidak akan melepaskan para pelaku,” tegas IRGC dalam pernyataan resminya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































